Author Guidelines

Format

  1. Naskah dikirim dalam bentuk berkas yang dibuat dengan menggunakan piranti lunak pengolah kata (Microsoft Word, Open Office). Tidak diperkenankan mengirimkan berkas yang tidak dapat diubah (format PDF).
  2. Naskah ditulis dengan menggunakan huruf Times New Roman dalam halaman berukuran A4, dengan marjin 3 sentimeter (batas atas, kanan, bawah) dan 3,5 sentimeter (batas kiri). Panjang naskah termasuk daftar pustaka 15-20 halaman.
  3. Halaman muka naskah harus memuat judul naskah, nama penulis, nama lembaga tempat penulis berafiliasi, alamat email.
    1. Judul ditulis dengan huruf kapital berukuran font 14, dicetak tebal dan rata tengah. Judul yang menggunakan Bahasa Indonesia tidak melebihi 12 kata dan yang menggunakan Bahasa Inggris tidak melebihi 10 kata.
    2. Nama, afiliasi dan alamat surat elektronik penulis ditulis dengan ukuran font 12 rata tengah. Khusus nama, dicetak dengan huruf tebal.
  4. Abstrak dibuat dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, dengan panjang antara 150 – 200 kata dalam satu alinea. Abstrak ditulis pada halaman pertama naskah dengan. Abstrak harus secara padat menyatakan tujuan naskah, isu/pertanyaan riset, metoda, hasil dan simpulan dan kontribusinya. Kata kunci terdiri dari 3 sampai 5 kata.
  5. Isi naskah dibuat ditulis dengan huruf berukuran font 12 dan spasi 1,15.
  6. Penulis tidak boleh mengidentifikasi diri secara langsung atau tidak langsung dalam naskah. Penulis tunggal tidak boleh menggunakan kata ganti “kami”.
  7. Semua halaman harus bernomor urut.
  8. Angka-angka dari satu sepuluh, kecuali dalam tabel dan daftar dan jika digunakan sebagai satuan atau kuantitas (jarak, berat dan ukuran) harus dieja. Sebagai contoh: tiga hari; 3 kilometer, 30 tahun. Semua angka-angka yang lain dinyatakan secara numeris.
  9. Kata persen dalam teks menggunakan kata persen sedangkan dalam tabel dan gambar digunakan simbol %.
  10. Setiap naskah hendaknya lebih mengutamakan sumber pustaka primer. Proporsi sumber pustaka terbitan 10 tahun paling sedikit 80% dari jumlah seluruh pustaka acuan.
  1. Naskah yang ditulis paling tidak meliputi komponen:
    1. Pendahuluan

Bagian pendahuluan harus dapat menjelaskan rasionalitas dibalik penelitian yang ditulis, sehingga dapat dijustifikasi mengapa tulisan merupakan bagian esensial dari penelitian di bidangnya.

Pendahuluan paling tidak harus mencakup latar belakang masalah, senjangan riset, rumusan tujuan dan manfaat penelitian.

  1. Telaah pustaka

Bagian ini berisi telaah atas artikel jurnal, buku dan sumber lain yang terkait dengan topik tulisan. Tulisan di bagian ini harus dapat menegaskan bahwa rumusan persoalan penelitian adalah sesuai dengan konteks penelitian. Tiap-tiap konsep utama dalam penelitian dijelaskan secara memadai.

Apabila penelitian menggunakan hipotesis, tiap hipotesis dirumuskan dengan masing-masing disertai argumentasi dan dukungan riset terdahulu.

  1. Metoda penelitian

Bagian ini secara eksplisit menjelaskan bagaimana penelitian dilakukan. Tulisan diorganisasi dengan efektif agar pembaca dapat memperoleh gambaran yang lengkap dan jelas tentang materi, alat dan tahapan yang dipergunakan dan dilakukan untuk menjawab persoalan penelitian. Diharapkan penulisan dilakukan secara jelas dengan ukuran metode dapat dengan mudah direplikasi.

  1. Hasil penelitian

Hasil penelitian menguraikan secara langsung mengenai apa yang diobservasi dan diperoleh pada penelitian. Bagian ini menarasikan hasil penelitian tanpa memberikan interpretasi atau evaluasi.

  1. Pembahasan/diskusi hasil penelitian

Pembahasan hasil penelitian harus mampu menginterpretasikan makna dari hasil penelitian (baik yang sesuai ekspektasi maupun tidak). Pembahasan harus sesuai dengan tujuan penelitian, dengan tetap mengacu pada telaah pustaka yang dibangun.

  1. Penutup

Bagian penutup menyimpulkan secara singkat hasil dan pembahasan hasil penelitian. Simpulan hasil penelitian harus sesuai dengan tujuan penelitian. Tulisan juga perlu menjelaskan lebih lanjut mengenai implikasi dari hasil-hasil penelitan, beserta keterbatasan dari penelitian yang dibuat (baik skopa maupun kelemahan) dan saran yang sesuai untuk pengembangan penelitian di bidang yang dibahas.

  1. Setiap naskah yang akan dikirim ke redaksi hendaknya terbebas dari kesalahan teknis seperti dari salah ketik, salah cara melakukan kutipan, tidak lengkap daftar referensinya.

 

Tabel dan Gambar

Penulis harus memperhatikan persyaratan umum sebagai berikut.

  1. Setiap tabel dan gambar (grafik) disajikan pada halaman terpisah dari badan tulis (di bagian akhir naskah). Penulis cukup menyebutkan pada bagian dalam naskah, tempat pencantuman tabel atau gambar, misalnya dengan menuliskan (sisipkan tabel X disini).
  2. Rujukan terhadap setiap tabel atau gambar harus dibuat dalam naskah.
  3. Tabel dan gambar harus dapat diinterprestasi tanpa harus dalam naskah.
  4. Setiap tabel atau gambar harus diberi nomor urut, judul yang sesuai dengan isi tabel atau gambar dan sumber kutipan (bila relevan).
  5. Tabel, judul tabel, badan tabel, gambar dan judul gambar ditulis dengan Times New Roman font 10, spasi tunggal.
  6. Keterangan atas tabel dan atau gambar disertakan pada sisi bawah tabel atau sisi kanan gambar dengan font 10.

Contoh Tabel

 

Contoh Gambar

 

Penulisan Formula

Penulisan formula  diberi nomor urut angka Arab.

TAC = NIit – Cfit .................................................................................................................................................  1

Keterangan:

NIit                       = laba bersih (net income) perusahaan i pada periode t

CFit                      =  arus kas operasi (cash flow of operation) perusahaan i pada periode t

 

Penulisan Hipotesis

Hipotesis ditulis setelah penulis menyusun perumusan hipotesis yang terdiri dari argumentasi penulis disertai hasil riset terdahulu. Hipotesis ditulis dengan font 12 di bagian bawah badan perumusan hipotesis. Contoh penulisan hipotesis sebagai berikut.

H1:     Terdapat earnings management yang semakin rendah seiring dengan perubahan life cycle perusahaan dari tahap growthmature sampai dengan stagnant.

 

Kutipan dan Referensi

Gaya penulisan naskah mengikuti Chicago Manual of Style untuk edisi 16 terutama untuk cara-cara merujuk dan penyajian rujukan dalam daftar referensi. Penulisan kutipan dan referensi harus menggunakan Mendeley (tidak diperkenankan menuliskan kutipan dan referensi secara manual).

 

Kutipan

  1. Satu sumber kutipan dengan satu penulis: (Jones 1998).
  2. Satu sumber kutipan dengan dua penulis: (Jones dan Freeman 1980).
  3. Satu sumber kutipan dengan lebih dari dua penulis: (Jones et al., 1997).
  4. Dua sumber kutipan dengan penulis berbeda: (Jones 1987; Freeman 1988).
  5. Dua sumber kutipan dengan penulis sama: (Jones 1988; 1999). Jika tahun publikasinya sama: (Jones, 1999a; 1999b).
  6. Sumber kutipan yang berasal dari pekerjaan suatu institusi ditulis dengan menyebutkan akronim institusi yang bersangkutan, misalnya (IAI 2012).

Referensi

  1. Daftar referensi disusun urut abjad nama penulis pertama atau nama institusi yang pekerjaannya dikutip.
  2. Susunan setiap referensi: nama penulis, tahun publikasi, judul artikel atau nama buku, nama jurnal atau penerbit, nomor halaman.
  3. Nama jurnal tidak boleh disingkat.

Contoh Referensi

American Accounting Association, Committee on Concepts and Standards for External Financial Reports. 1977. Statement on Accounting Theory and Theory Acceptance. Sarasota, FL:AAA.

Becker, H., and D. Fritsche. 1987. Business ethics: A cross-cultural comparison of managers’ attitudes. Journal of Business Ethics 6: 289-295.

Bowman, R. 1980a. The importance of market-value measurement of debt in assesing leverage. Journal of Accounting Research 18 (Spring): 617-630.

_____, 1980b. The debt equivalence of leases: An empirical investigation. The Accounting Review 55 (April): 237-253.

Cohen, C. 1991. Chief of Indians-woman in accountancy. Australian Accountant (Desember): 20-30.

Harry, J., dan N. S. Goldner. 1972. The null relationship between teaching and research. Sociology of Education 45 (1): 47-60.

Jensen, M. C., dan C. W. Smith. 1985. Stockholder, manager, and creditor interests: Applications of agency theory. Dalam Recent Advances in Corporate Finance. Diedit oleh E. Altman, dan M. Subramanyam. Homewood, IL: Richard D.

Irwin, G., G. Munn, F. L Garcia, dan C. J. Woelfel, eds. 1991. Encyclopedia of banking and finance. Edisi ke Sembilan, Chicago, IL: St. James Press.

Ohlson, J. A. 1991. Earnings, book values, and dividends in security evaluation. Working paper. Columbia University.

 

Catatan kaki:

Catatan kaki tidak digunakan untuk dokumentasi. Catatan kaki hanya digunakan untuk memberi penjelasan lebih lanjut terhadap sesuatu hal yang kalau dimasukkan dalam badan tulisan akan mengganggu kontinuitas naskah. Catatan kaki diberi nomor urut dengan angka Arab dengan catatan superscript.

 

Evaluation Form

No

Pertanyaan

Jawaban (*)

Saran

Ya

Tidak

1

Latar belakang masalah penelitian terdiri dari fenomena/research gap, masalah penelitian, tujuan, dan manfaat disajikan secara sistematis dan jelas

 

 

 

2

Pemilihan kerangka teoritik tepat, jika ada perumusan hipotesis, disajikan dengan argumentasi dan rujukan riset terdahulu yang memadai.

 

 

 

3

Metoda penelitian diuraikan dengan lengkap meliputi desain penelitian, data dan cara perolehan data, definisi operasional variabel dan teknik analisis.

 

 

 

4

Hasil dan pembahasan dianalisis secara baik dan interpretasinya akurat, didukung dengan sintesis pustaka yang diacu.

 

 

 

5

Simpulan, saran/implikasi, keterbatasan dan agenda research yang akan datang disajikan dengan ringkas dan padat, sesuai dengan temuan penelitian.

 

 

 

6

Terdapat konsistensi antara judul, abstrak, tujuan penelitian, komponen pembahasan dan simpulan

 

 

 

7

Pustaka yang dipilih relevan dan terkini.

 

 

 

8

Data berupa gambar/grafik/tabel  disajikan dengan lengkap.